Minggu, 22 Mei 2011

Surat Untuk Kekasih

Ketika malam tak bercahaya
Kau datang memenuhi kerongkongan
Kau hadir membawa air
Musim berganti bersama kemarau
Kau mengubahnya menjadi salju
Ketulusan membawa senyuman
Menyejukkan hati yang penuh keegoisan
Marah berubah canda
Sakit tersentuh kesembuhan
Batu menjelma menjadi debu
Kau bukanlah yang pertama
Mungkin juga yang kedua bukan
Walau kupernah merasakan bahagia
Tak sedikit hati terluka
Denganmu berbeda hati mencinta
Bahagia dan duka sudah biasa
Kuterlanjur untuk setia
Kuberdoa untuk kamu waktu tersisa
Dan janji tak pernah kadaluarsa

Dibuat untuk ultah ke-19 ayank
13 juli 2009 09.00 pm

0 komentar:

Posting Komentar

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More